Monday, October 21, 2019

Bahan Vape Liquid

Rokok elektrik atau biasa di rebut VAPE  ( berasal dari kata evaporation/ vaporation = penguapan ) adalah alternatif pengganti rokok yang dibakar dengan kandungan utama adalah tembakau.

Mana yang lebih aman rokok elektrik/ E-Vape atau rokok yang dibakar ? untuk menjawab pertanyaan tersebut maka kita harus mengetahui terlebih dahulu asal mula proses produksi rokok  tersebut.

Rokok traditional atau rokok bakar adalah tembakau yang telah dikeringkan dan dibungkus dengan kertas. Rokok tersebut mengandung sekitar 200-600 zat di dalamnya dan ketika dibakar ada lebih dari 7.000 bahan kimia yang dihasilkan. Setidaknya 69 bahan kimia ini diketahui bisa menyebabkan kanker dan beracun.

Rokok Elektrik atau E-Vape terdiri dari sebuah baterai, sebuah cartridge yang berisi cairan, dan sebuah elemen pemanas yang dapat menghangatkan dan menguapkan cairan tersebut ke udara.
Awalnya, vape juga diciptakan dengan tujuan untuk membantu orang-orang berhenti merokok selain untuk mengurangi asap rokok yang data mengganggu orang disekitarnya.

Baik itu rokok maupun E-vape Liquid keduanya sama-sama dikonsumsi dengan cara dihirup. Membandingkan rokok tradisional vs Rokok Elektri / E-Vape Liquid bisa dilihat dari kandungan plus bahaya senyawa di dalamnya untuk kesehatan.

Cairan vape/ E-Vape Liquid biasanya mengandung propilen glikol, gliserin, perasa, dan bahan kimia lainnya dengan kategori food grade. Seperti kita tahu dalam setiap obat-obatan, makanan, makanan supplemen terkandung bahan-bahan kimia dengan kategori food grade artily kategori aman bila di konsumsi. Dengan kategori food grade tersebut tent E-Vape lebih aman bila dibandingkan dengan rokok tradisional. 

Kandungan yang umum harus ada pada E-Vape Liquid adalah VG/ Vegetable Glycerine/ glycerine dan Prophylene Glycol/ PG, Perasa, Aroma,  dan tambahan lainnya. 

Notes : Rokok apapun bentuknya tetap akan membawa pengaruh buruk bagi kesehatan bila dikonsumsi berlebih. 


Butuh Prophylene Glycol, Glycerine? Please call me.

M T
International Global Business Consultant













No comments:

Post a Comment