CHEMICAL SUPPLIER : Antibacterial
Showing posts with label Antibacterial. Show all posts
Showing posts with label Antibacterial. Show all posts

Wednesday, April 16, 2025

LEXGARD SEBAGAI PRESERVATIVE ATAU PENGAWET PADA PRODUCT PERAWATAN RAMBUT DAN KULIT

Lexgard Natural ( inci name : Glyceryl Caprylate (and) Glyceryl Undecylenate )  adalah bahan pengawet alami yang dapat digunakan dalam produk perawatan kulit, kosmetik, sabun, dan sampo. Lexgard Natural memiliki fungsi lain sebagai emollient, co-emulsifier.

Lexgard® Natural  terdiri dari monoester C8 dengan kemurnian tinggi dan asam undecylenic memiliki efek preservative untuk melindungi formulasi dari pertumbuhan mikroba.

Manfaat Lexgard Natural melindungi formulasi ( finish product/ produk akhir ) dari pertumbuhan mikroba, mengendalikan bau, meminimalkan atau menghilangkan pembentukan sabun dalam emulsi, efektif melawan bakteri dan ragi, memiliki beberapa khasiat melawan jamur. 


Aplikasi

  • Untuk sistem emulsi W/O ( water in oil ) atau O/W ( oil in water ).
  • Efektif pada produk emulsi, cream dan lotion, selain itu juga bisa digunakan dalam sistem surfaktan seperti shower gel, pembersih wajah dan shampoo.


Lexgard bebas paraben, donor formaldehida, MIT, phenoxyethanol, dan bahan pengawet tradisional lainnya. Mengendalikan bakteri (gram +/-) dan ragi, dengan beberapa khasiat terhadap penghambat pertumbuhan jamur.


Stabilitas

Stabil pada rentang pH yang luas dari 4,0-8,0.

Rekomendasi penggunaan:
Dosis penggunaan 1 – 1.5%. Panaskan pada 45 – 50°C. Campurkan dengan baik sebelum digunakan. Penambahan saat water phase (di bawah 80°C) atau saat proses pendinginan phase (~40°C).

                                  


PT. SARANA MITRA INTI GLOBAL





NEXT TOPICS :





Thursday, September 12, 2024

BRONOPOL ( 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol )

Bronopol (nama kimia: 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol) adalah senyawa kimia yang umum digunakan sebagai antimikroba dan pengawet dalam berbagai produk kosmetik, perawatan kulit, dan produk perawatan pribadi lainnya. Bronopol sering digunakan karena kemampuannya yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme, termasuk di lingkungan air.


Manfaat dan Kegunaan Bronopol:

Sebagai Pengawet:

Bronopol banyak digunakan dalam produk kosmetik dan perawatan kulit, seperti lotion, krim, sampo, dan sabun cair untuk mencegah kontaminasi bakteri selama penyimpanan.


Dalam Produk Industri:

Bronopol juga digunakan dalam industri lain, seperti pengolahan air, produk pembersih, dan pelumas untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme di lingkungan berair.


Sebagai Agen Antimikroba:

Bronopol efektif untuk melawan bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, yang membuatnya bermanfaat untuk menjaga produk tetap aman dari kontaminasi mikroba.


Keamanan Penggunaan Bronopol pada Kulit:

Aman dalam Konsentrasi Tertentu: Bronopol dinilai aman untuk digunakan dalam produk kosmetik oleh beberapa otoritas pengawas seperti Cosmetic Ingredient Review (CIR), namun hanya dalam konsentrasi yang sangat rendah (biasanya di bawah 0,1%).

Iritasi dan Sensitivitas: Meskipun umumnya aman, penggunaan bronopol dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada kulit yang sensitif. Ini karena bronopol dapat melepaskan formaldehida, zat yang dalam konsentrasi tinggi bisa menyebabkan reaksi alergi atau iritasi kulit.

Pembatasan Penggunaan: Di beberapa negara, penggunaannya dalam kosmetik dibatasi karena adanya kekhawatiran tentang potensi pelepasan formaldehida. Oleh karena itu, bronopol harus digunakan dengan hati-hati, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif atau rentan terhadap alergi.

Kesimpulan:

Bronopol adalah zat pengawet yang berguna dalam produk perawatan kulit dan kosmetik, tetapi penggunaannya harus sesuai dengan regulasi. Dalam jumlah yang diizinkan, bronopol umumnya aman digunakan, tetapi pengguna dengan kulit sensitif harus berhati-hati karena potensi iritasi.



PT. SARANA MITRA INTI GLOBAL

Next Topics








Monday, August 16, 2021

TINOSAN HP 100

Tinosan® HP 100 adalah antimikroba spektrum luas yang sangat aktif, efektif melawan berbagai bakteri gram negatif dan gram positif. Ini kompatibel dengan bahan anionik, nonionik, amfoter dan kationik dan larut dalam pelarut organik dan larutan surfaktan. Produk ini cocok untuk deterjen cucian, pelembut kain, pembersih permukaan keras, pencuci piring tangan, dan aplikasi pembersih peralatan dapur.


Function                      : Long-lasting antimicrobial control
Form of Delivery          : Liquid
Chemical Description   : Dichlorohydroxydiphenylether (DCPP)
Chemical name            : 4,4’ dichloro 2-hydroxydiphenyl ether
Molecular formula        : C12H8O2Cl
CAS name                   : Phenol, 5-chloro-2 (4-chlorophenoxy)
CAS-No.                      : 3380-30-1
EC No.                        : 429-290-0
Molecular weight         : 255 g/mol
Appearance                : Slightly viscous, colorless to brownish liquid.

 


Applications :

  • Laundry
  • Dishwashing
  • Hard Surface Cleaning
  • Food and Beverage Processing
  • Food Service and Kitchen Hygiene
  • Commercial Laundry
  • Institutional Cleaning and Sanitation
  • Vehicle and Transportation Care

Dosage used : 0.3-0.6 %

Tinosan® HP 100 dapat digunakan dalam produk pembersih dan desinfektan untuk pencuci piring manual, perawatan binatu dan perawatan permukaan keras dengan konsentrasi maksimum 0,6%.


Tinosan HP 100 harus merupakan surfaktan terlarut; penambahan langsung ke formulasi akhir dapat menyebabkan pengendapan bahan aktif. Suhu persiapan > 150 derajat celcius harus dihindari. Oleh karena itu, penggunaan bubuk deterjen cucian setelah pengeringan di menara semprot dianjurkan. Pengenceran langsung Tinosan HP 100 dengan air menghasilkan presipitasi yang tidak larut. Tinosan 100 HP tidak stabil dalam formulasi dengan adanya pemutih oksigen yang diaktifkan ( TAED ). 

Peralatan yang telah digunakan untuk memformulasi produk yang mengandung Tinosan® HP 100 dapat dengan mudah dibersihkan menggunakan surfaktan pekat dan selanjutnya disiram dengan air panas untuk menghindari pengendapan DCPP.

Shelf life Tinosan® HP 100 has a shelf life of at least 2 years in its original packaging.

Product composition 30% 4.4‘-dichloro 2-hydroxydiphenyl ether dissolved in 1,2- propylene glycol.

Beberapa sifat fisik tercantum dalam tabel di bawah ini. Ini adalah nilai-nilai khas saja dan tidak semuanya dipantau secara berkala. Mereka benar pada saat publikasi dan tidak harus menjadi bagian dari spesifikasi produk.


The antimicrobial active in Tinosan HP 100 has a very weak solubility in water ( < 20 ppm ) but shows hight solubility in various organic solvents.


Konsentrasi Penghambatan Minimum Tinosan® HP 100 dalam ppm

(metode penggabungan agar)



Michael T.

PT. SARANA MITRA INTI GLOBAL

Next Topics :

BKC

DMDM hydantoin

GLUTARDEHYDE

PCMX

PHMB

TCC/ Triclosan

IPMP

PURAC

PROCTENE

CMIT/BIT





Wednesday, March 25, 2020

UNIQUAT QAC

QAC kepanjangan dari Quaternium  Ammonium Chloride.

Uniquat QAC adalah campuran  alkyl dimethyl benzyl ammonium chlorides yang dipilih secara khusus untuk berbagai aplikasi penggunan. 

Uniquat QAC memiliki sifat Lipopilic Kationic Surfacatant ( dapat larut dalam air ) dan biasa dipergunakan untuk aplikasi di rumah tangga ( cuci piring, pembersih lantai, dll ) , tekstile, pulp and paper, pengolahan air, dll sebagai desinfectant/ antibacterial.

QAC bahan yang mudah larut dalam air, glycol, alkohol, jenis solvent ketone. 

Kemasan 200 kg/drum.


Next : QAC vs BKC/ Benzalkonium chloride

Info selengkapnya silahkan hubungi kami.




Thursday, January 23, 2020

ANTIBACTERIAL VS PRESERVATIVE

ANTIMICROBIAL
An antimicrobial agent either kills or retards the growth of microbes. Antimicrobial agents that inhibit microbes have the suffix “static” added to their root, i.​e. bacterio­static, while agents that kill microbes have the suffix “cidal” added to their root, i.​e. bactericidal. Antimicrobial agents include antibact­erial, antiviral, antifungal and antiparisitic agents.





PRESERVATIVE 
A preservative is a natural or synthetic chemical that is added to products such as foods, cosmetics or pharmace­uticals to prevent spoilage. Similar to antimicr­obials, preservatives prevent the growth of molds, yeasts and bacteria. Preservatives serving as antioxidants keep products from becoming rancid, browning or developing black spots. Preservatives include BHT, BHA, sorbates, parabens and recently antibiotics.


For any further info please feel free to contact us.




Tuesday, January 14, 2020

ANTIMICROBIAL FOR OIL LUBRICANT

Glutaraldehyde antimicrobial, designed for water-based formulated products.  Glutaraldehyde is effective at very low concentrations and compatible with anionic, nonionic and cationic surfactants and is used tankside.

Applications:

  • Metalworking Fluid - Cutting/Machining
  • Metalworking Fluid - Drawing/Stamping
  • Metalworking Fluid - Forging/Casting
  • Metalworking Fluid - Grinding
  • Metalworking Fluid - Other
  • Metalworking Fluid - Rolling
Next :
> Corrosion Inhibitor

For any query please feel free to contact us.

Michael Thang
085894436642
michael@sanminglobe.com

Wednesday, January 20, 2016

BENZALKONIUM CHLORIDE as WOOD PRESERVATIVE


BKC applications :
Coating Chemicals
Benzalkonium Chloride (BKC) acts as Emulsifier & Preservative in Coating Chemicals for Paints, Wood Treatment, Varnishes and lacquers.

Chemical Industry
Benzalkonium Chloride (BKC) is used as precipitant, Phase Transfer Catalyst, Emulsifier/De-Emulsifier,etc. It is also used to prevent algae formation in cooling Towers.

Water Treatment 
Benzalkonium Chloride (BKC) is used in water & Effluent Treatment Formulations and Algaecides for Swimming Pools.

Oil & Gas
BKC acts as a de-emulsifier/sludge breaker for enhanced oil extraction. It prevents formation of sulphurous gases and inhibits corrosion in pipeline.

Food Industry                                                         
Benzalkonium Chloride is non-toxic, non-corrosive,non-taning, non-staining and hence widely used in formulation of cleaner-sanitizers for Dairy Industry , Poultry Farms, Fisheries, Food storage tanks ,etc.

Pulp & Paper Industry
Benzalkonium Chloride is used as a microbiocide for slime control & odour management. Also improver Paper strength & Antistatic properties.

Leather Industry
Inhibits growth of mould & Mildew on hides. Imparts Softening, Wetting & Dyeing.

Horticulture
BKC is highly effective against Moos, Fungi & Algae and is used to clean surfaces affected.

Timber & Textile Industry                                               
BKC also known as chloride free biodegradable fungicide, Biocide, algaecide is widely used in wood industry and textile industry as a Moth Repellents.

Sanitizers
BKC is used as a sanitizer in detergents, as disinfectant in hospitals, fishiries, livestock and aquaculture.
For any further info and query please contact us.

Mike