Sanmin AR-MHB adalah cairan penghambat korosi (corrosion inhibitor) berbahan dasar thiourea.
Bahan ini berfungsi mencegah karat dan mencegah pembentukan kerak pada peralatan logam saat proses pembersihan menggunakan larutan asam, seperti asam sulfat, sulfamat, sitrat, atau fosfat. Bahan kimia ini sangat umum diaplikasikan dalam industri pembersihan logam (metal cleaning) dan operasi sumur minyak.
Sanmin AR-MHB bisa di aplikasikan untuk berbagai bidang antara lain :
- PENGASAMAN DENGAN ASAM / ACID PICKLING
Pengasaman adalah proses penghilangan kerak oksida yang terbentuk selama operasi pengerjaan logam dengan menggunakan asam mineral seperti asam klorida, asam fosfat, dan asam sulfat adalah asam yang paling umum digunakan.
Kerak ini harus dihilangkan tanpa menyebabkan serangan asam yang berlebihan pada permukaan logam dasar. Oleh karena itu Corrosion inhibitor digunakan untuk melindungi permukaan yang sudah bersih, mengurangi pemborosan asam dan kehilangan logam, serta mencegah timbulnya bintik/korosi dan perubahan warna pada logam. Corrosion inhibitor juga melindungi area las dan mencegah "terbakarnya" logam, bahkan saat terjadi penghentian sementara proses pengasaman. Inhibitor ini membentuk lapisan busa yang mencegah kehilangan panas dan percikan asam.
- Penggunaan Sanmin AR-MHB :
Asam fosfat digunakan dalam persiapan permukaan baja struktural untuk menghilangkan kerak pabrik, karat, dan kontaminan, sebelum pelapisan permukaan pelindung.
Asam fosfat sangat berguna dalam operasi pengasaman di mana lapisan kerak tipis, atau jika lapisan tersebut merupakan oksida hidrat dari besi. Asam sulfat banyak digunakan dalam pembersihan logam karena harganya yang murah. Tanpa corrosion inhibitor, hingga 80% asam dapat terbuang untuk melarutkan logam di bawah kerak.
Baja yang dipanaskan di atas 575°C menghasilkan kerak oksida yang terdiri dari 3 lapisan: magnetit, ferri oksida, dan wustit. Kerak oksida ini biasanya sangat rapuh, dan saat logam mendingin akan retak karena perbedaan koefisien pemuaian antara kerak dan logam. Untuk meningkatkan keretakan, baja kadang ditekuk.
Hal ini membuat proses pengasaman menjadi rumit karena larutan asam sulfat dan gas hidrogen yang dihasilkan sebagai produk samping dapat menembus retakan pada lapisan tersebut. Penggunaan Sanmin AR-MHB sebagai corrosion inhibitor mengatur reaksi kompleks ini dan meminimalkan jumlah material permukaan yang larut. Armohib CI-31 mengatur proses penghilangan kerak untuk meminimalkan kerapuhan.
- PEMBERSIHAN PABRIK / PLANT CLEANING
Asam yang diberi corrosion inhibitor banyak digunakan dalam pembersihan pabrik; baik pembersihan sebelum commissioning maupun pembersihan berkala. Banyak pabrik menggunakan pembersihan asam, termasuk pabrik bir, pabrik susu, dan pabrik gula, namun penggunaan terbesar adalah di pembangkit listrik.
Pada semua aplikasi, penggunaan corrosion inhibitor diperlukan untuk memaksimalkan efek pembersihan sekaligus meminimalkan korosi yang tidak diinginkan.Pembersihan Pra-Commissioning menghilangkan terak las, silika, karat, oli, gemuk, dan kotoran lain dari boiler baru. Sulit untuk membersihkan bagian boiler yang tidak terjangkau secara mekanis setelah unit selesai dibuat. Oleh karena itu diperlukan pembilasan asam untuk membersihkan pipa.
Kotoran yang tertinggal di boiler dapat menyebabkan penyumbatan saringan dan kerusakan serius pada bilah turbin. Boiler yang tidak dibersihkan sebelum commissioning dapat mengalami penurunan daya pembangkit hingga 10%. Larutan asam klorida digunakan dalam pembersihan pra-commissioning. Namun, asam sitrat umum di gunakan untuk baja austenitik (misalnya superheater), karena ion klorida dikhawatirkan menyebabkan korosi retak. Jika terdapat tembaga atau paduan tembaga, larutan asam sitrat juga umum di gunakan.
Pembersihan servis berfungsi menghilangkan kerak keras dan endapan yang terbentuk selama pembangkitan uap. Endapan ini mengurangi perpindahan panas dari boiler.
Serangan asam pada logam harus diminimalkan, dan jenis kerak yang ditemui (tinggi karbonat) tidak perlu melarutkan logam dasar untuk membantu pengangkatannya. Tujuan inhibitor adalah, jika memungkinkan, mencegah serangan sama sekali. Pembersihan asam dilanjutkan dengan proses netralisasi dan pasivasi untuk membentuk lapisan tipis magnetit pelindung pada permukaan logam bersih.
Asam klorida adalah asam yang paling sering digunakan untuk pembersihan pabrik, meskipun asam sulfamat, sulfat, sitrat, dan fosfat juga digunakan. Produk Sanmin AR-MHB dan Sanmin AR-MHB 10 yang tepat dapat memenuhi kebutuhan penghambatan korosi untuk semua aplikasi asam tersebut.
Sanmin AR-MHB 10 digunakan untuk membuat larutan asam klorida yang efektif untuk baja admiralty, baja karbon, besi cor, tembaga dan paduannya seperti monel, kuningan, perunggu, cupro-nikel, dan chrome-molibdenum. Asam sulfamat sering digunakan sebagai alternatif asam klorida. Meskipun lebih mahal per ton, jumlah yang dibutuhkan jauh lebih sedikit sehingga biaya total per aplikasi lebih rendah.
Asam sulfamat yang diberi inhibitor Sanmin AR-MHB digunakan untuk membersihkan endapan pada baja tahan karat seri 300 dan 400, serta sesekali untuk aluminium dan paduannya. Asam sulfat juga tidak terlalu sensitif terhadap kontaminasi dibanding asam klorida. Asam sulfat yang diberim corrosion inhibitor digunakan untuk membersihkan baja tahan karat seri 300 dan 400.
- PENGASAMAN SUMUR MINYAK / OIL WELL ACIDIZING
Dalam proses pematahan dan pengasaman formasi minyak padat, asam klorida encer digunakan untuk melarutkan endapan karbonat yang tidak diinginkan, yang mengganggu aliran minyak di pipa atau di dalam formasi itu sendiri.
Pipa dan tubing harus dilindungi selama operasi ini dari serangan korosif asam, suhu dan tekanan tinggi, serta lingkungan "sour" akibat kandungan hidrogen sulfida dan karbon dioksida yang tinggi.
Sanmin AR-MHB 10 dengan konsentrasi 0,25% dari total larutan asam klorida sangat direkomendasikan untuk tujuan ini. Produk ini memberikan perlindungan efektif pada suhu di atas 230°F (110°C) selama minimal 6 jam.
JUMLAH INHIBITOR YANG DIBUTUHKAN UNTUK MENCAPAI KONSENTRASI PAKAI :
Inhibitor korosi Sanmin AR-MHB dapat ditambahkan ke larutan asam encer maupun pekat. Jangan pernah mengencerkan konsentrat Sanmin Armohib dengan air, karena akan terpisah.
Larutan Asam Encer:
Untuk mendapatkan konsentrasi corrosion inhibitor seperti tercantum, tambahkan jumlah corrosion inhibitor yang ditunjukkan ke setiap 100 bagian larutan asam encer.
Larutan Asam Pekat:
Sanmin AR-MHB dapat digunakan untuk membuat konsentrat yang diberi inhibitor, yang kemudian diencerkan dengan air sesuai kebutuhan saat pemakaian. Tabel konversi menunjukkan jumlah inhibitor yang ditambahkan ke 100 bagian asam pekat untuk mencapai konsentrasi akhir dalam larutan asam encer dengan persentase tertentu.
Contoh:
Untuk mendapatkan larutan asam 15% yang mengandung 0,03% Sanmin AR-MHB , tambahkan 30 fluid ounce inhibitor ke setiap 100 bagian asam pekat. Saat digunakan, 15 bagian konsentrat ini ditambahkan ke 85 bagian air untuk mendapatkan asam 15% yang diberi inhibitor.
CATATAN:
Informasi pada halaman ini mengenai LARUTAN ASAM PEKAT berdasarkan asam 100% berat. Untuk asam kurang dari 100%, jumlah inhibitor yang ditambahkan dikurangi.
Contoh:
kalikan jumlah ons inhibitor dengan 37% jika menggunakan larutan asam klorida dengan kadar 37% HCl. Air yang dibutuhkan untuk mengencerkan larutan yang sudah <100% juga lebih sedikit.
NEXT TOPICS :
- Asam klorida/ HCL
- Cyclohexilamine
- Hydrazine Hydrate
- HEDP
- Morpholine
- Perawatan boiler dengan Morpholine
- PBTC
- Potassium Persulfate
- Sulfamic Acid
- Sodium Bromide


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.