Polyethylene Glycol 200 (PEG 200) adalah cairan jernih, tidak berbau, dan larut dalam air.
Dalam industri agrokimia, pupuk, dan pestisida, PEG 200 berfungsi utama sebagai pelarut (solvent), agen pembasah (wetting agent), pendispersi (dispersing agent), dan pengatur viskositas untuk memastikan bahan aktif tercampur rata dan mudah diserap tanaman.
Manfaat PEG 200 di Industri Agrokimia
- Pelarut Bahan Aktif: Membantu melarutkan bahan aktif pestisida atau kandungan garam anorganik pada pupuk cair yang sukar larut agar tidak mengendap.
- Agen Pembasah & Penembus: Meningkatkan kemampuan cairan semprot agar merata di permukaan daun dan membantu bahan aktif menembus jaringan tanaman dengan cepat.
- Pengatur Viskositas & Stabilizer: Menjaga kekentalan cairan pupuk atau pestisida tetap stabil dan mencegah pemisahan fase pada produk.
- Agen Anti-Debu: Digunakan pada proses pembuatan pupuk padat untuk mengurangi risiko debu berlebih.
Point :
PEG 200 bikin formula lebih stabil, lebih nempel, dan lebih gampang diserap tanaman.
Tahapan Pencampuran Umum
Tergantung mau buat: Pupuk Cair, SC, EC, SL.
Ini contoh umum untuk 1000 Liter batch:
A. Untuk Pestisida Formulasi EC / SL
Ini yang paling umum pakai PEG 200
1. Siapkan Pelarut Utama: Masukkan 60-70% total pelarut ke tangki. Misal Xylene + PEG 200.
2. Larutkan Bahan Aktif: Masukkan bahan aktif teknis. Aduk 15-20 menit sampai larut sempurna. PEG 200 bantu banget di tahap ini
3. Tambah Emulsifier: Masukkan emulsifier. Aduk 10 menit
4. Tambah Additif Lain: Anti busa, pewarna, pewangi
5. QS ( QS = "Quantum Sufficit" = "Secukupnya" Bahasa gampangnya: "Tambah sampai pas 100%" ) dengan Pelarut: Tambah sisa pelarut sampai 100%. Aduk 20 menit sampai homogen.
6. QC ( Quality Control ) : Cek kejernihan, pH, viskositasDosis PEG 200: Biasanya 5% - 20% dari total formula.
Notes : Dosis PEG 200: Biasanya 5% - 20% dari total formula
B. Untuk Pupuk Cair / Pupuk Daun
1. Larutkan Makro: Larutkan Urea, KNO3, MKP di air. Aduk sampai larut
2. Larutkan Mikro: Larutkan Fe, Zn, Mn, Cu, Boron di air terpisah
3. Campur & Tambah PEG 200: Masukkan larutan mikro ke larutan makro. Lalu tambah PEG 200 2% - 5%. Fungsinya sebagai humektan & anti kristal
4. Tambah Adjuvan: Surfactan, pengatur pH
5. QS dengan Air: Tambah air sampai volume. Aduk 30 menit
6. Saring & Packing
Notes : Dosis PEG 200: Biasanya 1% - 5% dari total formula
Hal Penting / Safety
1. Titik nyala rendah: Jauhkan dari api kalau dicampur pelarut organik
2. Urutan masuk: PEG 200 masuk bareng pelarut di awal. Jangan terakhir
3. Tidak reaktif: Aman dicampur dengan kebanyakan pupuk & pestisida
4. Biodegradable: Ramah lingkungan dibanding pelarut lain
Contoh formula :
1. FORMULA PUPUK CAIR NPK + MIKRO + PEG 200
Cocok buat pupuk daun / kocor.
Fungsi PEG 200 = humektan + anti kristal
Bahan % Untuk 1000 L Keterangan
Urea 10% 100 kg Sumber N
KNO3 5% 50 kg Sumber K +
NMKP. 5% 50 kg Sumber P + K
Mikro
Komplit. 0.5%. 5 kg Fe, Zn, Mn, Cu,
B, Mo
PEG 200. 3% 30 L Humektan + anti kristal
Surfaktan. 0.1% 1 L Biar nempel di daun
Air (QS) s/d 1000 L Pelarut
Tahapan:
1. Larutkan Urea + KNO3 + MKP di 60% air. Aduk 20 menit
2. Larutkan Mikro di ember terpisah pakai air hangat
3. Campurkan larutan mikro ke tangki utama
4. Masukkan PEG 200 + Surfaktan. Aduk 15 menit
5. QS dengan Air sampai 1000 L. Aduk 30 menit
6. QC: pH 5.5 - 6.5, tidak ada endapan
2. FORMULA PESTISIDA EC - Contoh: Chlorpyrifos 480 EC
Cocok buat insektisida.
Fungsi PEG 200 = pelarut + pembawa
Bahan. %. Untuk Keterangan
1000 L.
Bahan Aktif
Chlorpyrifos 97%. 49.5% 495 kg = 480 g/L
PEG 200 10% 100 L Pelarut +
pembawa
Xylene 30% 300 L Pelarut
utama
Emulsifier Ca
-DDBSA + NPE. 10%. 100 L Biar bisa
larut di air
Pewarna + Pewangi. 0.5%. 5 L Opsional
Tahapan:
1. Siapkan Pelarut: Masukkan Xylene + PEG 200 ke tangki. Aduk
2. Larutkan BA: Masukkan Chlorpyrifos teknis. Aduk 20 menit sampai jernih
3. Masukkan Emulsifier. Aduk 10 menit
4. Tambah Pewarna. Aduk 10 menit
4. QS dengan Xylene sampai 1000 L. Aduk 20 menit
5. QC: Jernih, tidak misah setelah diencerkan 1:100 air
3. FORMULA PESTISIDA SC - Contoh: Difenokonazol 250 SC
Cocok buat fungisida.
Fungsi PEG 200 = antifreeze + pembasah
Bahan. %. Untuk
1000 L Keterangan
Bahan Aktif 26.3%. 263 kg = 250 g/L
Difenokonazol
95%.
PEG 200 5% 50 L Antifreeze + wetting
Air 45%. 450 L Pelarut
Dispersant 4% 40 kg Biar tidak
menggumpal
Wetting Agent. 2%. 20 kg. Biar nempel
Thickener 0.3% 3 kg Biar tidak
mengendap
Antibusa + 0.4%. 4 kg.
Pengawet.
Antifreeze lain:
Propylene Glycol 5%. 50 L
Tahapan:
1. Pre-mix: Giling BA + Air + Dispersant + Wetting + PEG 200 di bead mill sampai partikel < 3 mikron
2. Tambahkan Thickener yang sudah dilarutkan. Aduk pelan
3. Masukkan Antibusa + Pengawet. Aduk 15 menit
4. QC: Viskositas, pH 6-8, uji suspensibilitas
Catatan Penting:
Urutan masuk PEG 200: Selalu di awal bareng pelarut. Jangan terakhir
Dosis: Pupuk 1-5%. EC 5-20%. SC 3-8%
Safety: Pakai APD. PEG 200 aman tapi Xylene mudah terbakar
For any further info please feel free to contact us.


No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.