CHEMICAL SUPPLIER : Search results for sodium metabisulphite
Showing posts sorted by relevance for query sodium metabisulphite. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query sodium metabisulphite. Sort by date Show all posts

Wednesday, December 18, 2019

FOOD AND BEVERAGES INGREDIENTS

Buffering Agents

Anti Oxidant and Vitamin
  • BHA
  • BHT
  • Vitamin C
  • Vitamin E-Oil
  • Vitamin A
  • Sodium Erythrobate
  • TBHQ
  • Riboflavin (Vitamin B2)

Wednesday, December 2, 2020

Sodium Metabisulphite

Sodium Metabisulfite  adalah bubuk kristal berwarna putih ke kuningan dengan bau sulfur dioxide karenan kandungan sulfur dioxide sekurang-kurangnya 65.5% dari berat.


Nama lainnya : 

Sodium pyrosulfite; sodium disulfite; sodium metabisulphite; disulfurous

acid, disodium salt; disodium disulfite.


Properties:

Melting temperature: decomposition starts at 150 °C

Density (20 °C): 1.48 g/cm3

Bulk density: 1000 - 1200 kg/m3

Solubility in water (20 °C): 470 g/l

pH-value ( 50 g/l, 20 °C): 3.5 - 5


Aplikasi : 

# Dalam industri kimia dan farmasi/ obat-obatan sebagai bahan pengurang, pemurnian dan isolasi aldehydes dan ketones. untuk menghancurkan limbah bromine. 

# Dalam industri pengolahan air digunakan untuk menghilangkan kandungan klorine dan kloramines dan melindungi membran RO. 

# Dalam proses pengolahan limbah air, terutama dari pabrik pelapisan listrik digunakan untuk menetralisir chromic acid ; menghilangkan kelebihan klorin pada proses netralisasi cyanide. Dalam kasus tertentu digunakan untuk menghilangkan kandungan oksigen pada boiler air. 

 # Dalam industri tekstil, sodium metabisulphite digunaka untuk membersihkan dan memutihkan wol, rami, dan serat nabati lainnya

# Dalam industri kertas dan bubur kertas  digunakan sebagai pemutih 

# Sebagai pereducing agent dalam proses pembuatan roti, untuk mengendurkan adonan, mempercepat proses dan memudahkan proses adonan. sebagai  preservative atau pengawet pada minuman jus dan tepung makanan.

Sodium Metabisulfite umumnya digunakan sebagai pengawet pada tepung, minuman dan makanan untuk mengontrol bintik hitam pada udang, sodium metabisulfite juga digunakan dalam proses fermentasi pada proses pembuatan minuman anggur. sebagai anti klor pada industri kimia dan sebagai redox catalyst pada industri acrylic fiber. 

anti khlor =  menguraikan sisa residu hypochlorite atau klorin setelah pemutihan menggunakan klorine bertujuan untuk  mencegah proses terjadinya kerusakan pada proses yang sedang berlangsung bahan bahan sebagai akibat proses pemutihan.

Produk ini juga digunakan sebagai zat pereduksi dalam pemurnian aldehida dan keton; dalam pembuatan minyak dan resin sulfonasi; untuk detoksifikasi sianida di pabrik pengolahan bijih emas dan dalam pembuatan bahan kimia fotografi.





Tersedia Sodium Metabisulfite food grade, kemasan 25 kg/zak.

Info pemesanan silahkan wa atau email kami

Regards,

MT

08594436642

michael@sanminglobe.com

Tuesday, December 1, 2020

SODIUM METABISULPHITE

SODIUM METABISULFITE is a white to slightly yellowish, crystalline powder with a odour of sulfur dioxide. Content of sulfur dioxide at least 65.5 %-wt.


Alternative names : 

Sodium pyrosulfite; sodium disulfite; sodium metabisulphite; disulfurous

acid, disodium salt; disodium disulfite.


Properties:

Melting temperature: decomposition starts at 150 °C

Density (20 °C): 1.48 g/cm3

Bulk density: 1000 - 1200 kg/m3

Solubility in water (20 °C): 470 g/l

pH-value ( 50 g/l, 20 °C): 3.5 - 5


Applications:

# In the chemical and pharmaceutical industries: as a reducing agent, for purifying and isolating aldehydes and ketones. For destroying waste bromine.

# In drinking water treatment to remove excess chlorine and chloramines and protect RO membranes. 

# In the treatment of wastewater, particularly from electroplating plants, to neutralize chromic acid; to remove excess chlorine in the neutralization of cyanide. In special cases to remove oxygen from boiler feed water. 

# In textiles for cleaning and bleaching wool, jute, and other vegetable fibres.

# In the paper and pulp industry for bleaching ground wood.

# in bakery products as reducing agents, it loosens the dough, reduces its rest time and facilitates the kneading. As a preservative in fruits and starch

Mostly used as a preservative in the starch and food industry to control melanosis (black spot) in shrimp; for fermentation in the wine industry; as an antichlor in the chemical industry and as a redox catalyst in the acrylic fibre industry. The product is also used as a reducing agent in the purification of aldehydes and ketones; in the manufacture of sulphonated oil and resin; for detoxification of cyanide in gold ore processing plants and in the manufacture of photographic chemicals.






Any further query please feel free to contact us.


Regards,

MT

08594436642

michael@sanminglobe.com

Friday, October 6, 2017

COMPANY PROFILE






PT. SARANA MITRA INTI GLOBAL atau SANMIN GLOBE adalah Perusahaan yang berbentuk badan hukum, berlokasi di Jakarta Barat dengan pengalaman lebih dari 15 tahun.

Adapun bidang usaha meliputi berbagai bidang aplikasi sebagai berikut :


> PRODUKSI
   -. Silicon Emulsion
   -. Pelembut dan Pewangi Pakaian
   -. Oli untuk Pemotong besi
   -. Gel pembersih tangan
   -. Pembersih yang bersifat basa dan asam
   -. Pembersih Tank
   -. Jasa Maklon : Kosmetik dan Rumah Tangga


> PERDAGANGAN BAHAN KIMIA

   -. KOSMETIK/ PERSONAL CARE
       
   -. RUMAH TANGGA & PERHOTELAN

   -. KENDARAAN ( CAR )

   -. MAKANAN & MINUMAN  ( FOOD & BEVERAGES )

   -. CAT & TINTA ( PAINT & INK )

   -. PERAWATAN SIRKULASI LIMBAH CAIR & BOILER 
      ( BOILER & WASTE WATER TREATMENT )


   -. PLASTIK, SELANG, KABEL, PIPA PVC ( PLASTIC, CABLE, & PVC PIPE

   -. MINYAK PELUMAS & GAS ( OIL LUBRICANTS & GAS )
   -. Others : Pupuk Silica / Kadiosil 

> AGENT/ DISTRIBUTOR :

> JASA/ SERVICE
MEG

Menthol Chrystal

Sanmin Globe

Sanmin Globe

Castor Oil
dop plasticizer

PEG 40 HCO


Please opened  " CHEMICAL PRODUCT LIST "

Hormat Kami,

Management

Thursday, May 30, 2024

PERBEDAAN MALTODEXTRINE DE 10-12 VS 18-20

Maltodextrin adalah sejenis polisakarida yang digunakan dalam makanan dan minuman sebagai bahan tambahan, terutama sebagai pengental, pengisi, atau penstabil.

Angka DE (Dextrose Equivalent) adalah parameter yang menunjukkan tingkat hidrolisis pati dalam produksi maltodextrin. Semakin tinggi angka DE, semakin banyak rantai pati yang dipecah menjadi gula yang lebih sederhana, dan ini mempengaruhi sifat fisikokimia maltodextrin tersebut.


Perbedaan antara Maltodextrin DE 10-12 dan DE 18-20:


Kadar Manis:

Maltodextrin DE 10-12 memiliki kadar manis yang lebih rendah dibandingkan dengan DE 18-20.

DE 18-20 akan lebih manis karena kandungan gula sederhana yang lebih tinggi.


Tingkat Hidrolisis:

DE 10-12 menunjukkan tingkat hidrolisis yang lebih rendah, yang berarti masih banyak rantai pati yang belum terpecah.

DE 18-20 menunjukkan tingkat hidrolisis yang lebih tinggi, dengan lebih banyak rantai pati yang terpecah menjadi gula sederhana.


Kelarutan:

Maltodextrin dengan DE lebih tinggi biasanya lebih mudah larut dalam air karena partikel gulanya lebih kecil.

DE 18-20 cenderung lebih larut dalam air dibandingkan DE 10-12.


Viscosity (Kekentalan):

DE 10-12 akan memberikan kekentalan yang lebih tinggi pada larutan, berguna untuk aplikasi yang membutuhkan tekstur lebih kental.

DE 18-20 memiliki kekentalan lebih rendah, sehingga lebih cocok untuk aplikasi yang memerlukan tekstur yang lebih cair atau ringan.


Fungsi dalam Produk:

Maltodextrin DE 10-12 sering digunakan untuk memberikan kekentalan dan volume dalam produk-produk seperti saus, sup, dan makanan bayi.

Maltodextrin DE 18-20 lebih sering digunakan dalam produk-produk yang membutuhkan kemanisan dan kelarutan yang lebih tinggi, seperti minuman berenergi dan permen.

Kesimpulan :

Secara ringkas, meskipun kedua jenis maltodextrin ini adalah bentuk maltodextrin, mereka memiliki karakteristik dan aplikasi yang berbeda dalam industri makanan dan minuman, terutama terkait dengan tingkat manis, kelarutan, dan kekentalannya.





Salam,

PT. SARANA MITRA INTI GLOBAL